Kabupaten Balangan kembali menerima kucuran dana besar dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2025.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan per 22 November 2025, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) Balangan telah mencapai Rp 2.107,26 miliar, atau 81,85 persen dari total pagu Rp 2.574,59 miliar.
TKD sendiri merupakan dana yang bersumber dari APBN dan disalurkan kepada daerah untuk mendukung penyelenggaraan urusan pemerintahan, layanan publik, dan pembangunan daerah.
Dana Bagi Hasil Jadi Kontributor Terbesar
Dari seluruh komponen TKD, Dana Bagi Hasil (DBH) menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi mencapai:
-
DBH Balangan: Rp 1.675,76 miliar
dari pagu Rp 2.074,49 miliar (80,78 persen).
Kontributor DBH didominasi oleh:
-
DBH SDA Minerba – Royalti: Rp 1.414,54 M
-
DBH PBB: Rp 248,95 M
-
DBH PPh Pasal 21 dan 25/29
-
DBH Sawit (100 persen terserap)
-
DBH Minyak Bumi, Perikanan, dan Kehutanan
Besarnya DBH menunjukkan kuatnya peran sektor sumber daya alam bagi perekonomian Balangan.
Komponen TKD Balangan 2025
1. Dana Alokasi Umum (DAU)
Realisasi: Rp 327,99 M (87,03 persen)
DAU digunakan untuk belanja rutin daerah, penggajian ASN, serta dukungan sektor pendidikan dan kesehatan.
2. Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik
Realisasi: Rp 1,61 M (99,60 persen)
3. Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik
Realisasi: Rp 79,59 M (80,13 persen)
Di antaranya mencakup:
-
BOP PAUD
-
BOS
-
BOK Kesehatan
-
Bantuan Operasional KB
-
Tunjangan Guru ASN
-
Dana Ketahanan Pangan dan sektor teknis lainnya
4. Dana Insentif Daerah (DID)
Realisasi: Rp 22,30 M (100 persen)
DID diberikan berdasarkan kinerja, termasuk pengendalian inflasi, pelayanan publik, dan penguatan tata kelola.
5. Dana Desa
Realisasi: Rp 97,44 M (88,16 persen)
disalurkan untuk 154 desa di Balangan.
Gambaran Umum Realisasi TKD Balangan 2025
| Jenis TKD | Pagu | Realisasi | Persen |
|---|---|---|---|
| Transfer ke Daerah | Rp 2.574,59 M | Rp 2.107,26 M | 81,85% |
| Dana Bagi Hasil | Rp 2.074,49 M | Rp 1.675,76 M | 80,78% |
| Dana Alokasi Umum | Rp 376,85 M | Rp 327,99 M | 87,03% |
| DAK Fisik | Rp 1,62 M | Rp 1,61 M | 99,60% |
| DAK Nonfisik | Rp 99,32 M | Rp 79,59 M | 80,13% |
| Dana Desa | Rp 110,53 M | Rp 97,44 M | 88,16% |
| TOTAL TKDD | Rp 2.685,11 M | Rp 2.204,70 M | 82,11% |
Makna Bagi Balangan
Besarnya realisasi TKD ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan Balangan, khususnya:
-
penguatan fiskal daerah,
-
percepatan layanan publik,
-
pengembangan infrastruktur,
-
pemberdayaan desa, dan
-
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan dominasi DBH sektor sumber daya alam, Balangan memiliki ruang fiskal yang cukup besar untuk mendorong transformasi ekonomi agar tidak hanya bergantung pada sektor ekstraktif.
Sumber :
















