banner

Akun Rara Dipalsukan, Korban Diminta Transfer Hingga Dijanjikan Nikah: Foto Tak Senonoh dan KTP Editan AI Dipakai Meyakinkan Korban

banner 120x600
banner 468x60

Raudhatul Jannah, 20 tahun, seorang ibu rumah tangga sekaligus selebgram dan pelaku UMKM pemilik Kedai Kopi di Kabupaten Balangan, mengalami kerugian besar setelah identitasnya disalahgunakan oleh pelaku penipuan.

Foto dan video miliknya dicuri, lalu digunakan untuk membuat akun palsu yang meminta transfer uang dan menjanjikan hubungan pribadi kepada para korbannya.

Banner Iklan

Rara, yang dikenal melalui akun asli TikTok dan Instagram @raratipang, sebelumnya menjalani pembinaan karena akun resminya pernah terkontrak untuk promosi situs judi online sehingga membuatnya menjalani masa pahit di lembaga pemasyarakatan.

Di masa itu pula ia mendapati bahwa identitas dan visual dirinya disalahgunakan untuk kejahatan digital yang ia yakini di edit bahkan aga yang menggunakan AI.

“Akun itu ada di Instagram dan Facebook, dan mereka sering meminta transfer jutaan rupiah sambil mengaku sebagai saya,” ujarnya kepada Habar Balangan, Selasa (9/12).

Tidak hanya meminta uang, pelaku juga mengirimkan foto dan video bugil palsu kepada korban. Konten tersebut dibuat dengan menggunakan foto asli dirinya yang dicuri, lalu direkayasa sehingga terlihat seolah berasal dari dirinya.

“Pas November sudah bebas, eh banyak yang datang sok kenal, sok akrab, dan mengaku sering kirim-kirim foto serta video tidak senonoh yang katanya dari saya. Padahal jika diteliti dan diperhatikan dengan seksama, itu jelas hasil manipulasi digital,” ungkap Rara.

Untuk memperkuat tipu dayanya, pelaku bahkan membuat KTP palsu menggunakan editan AI yang mencantumkan foto Rara beserta identitas lain yang direkayasa, berkirim VN dan melakukan VC menggunakan visual dirinya, sehingga korban semakin yakin memiliki hubungan dekat dengan orang yang nyata.

Pelaku lalu meminta transfer uang, dan beberapa korban mengaku telah mengirimkan dana berkali-kali hingga mencapai 30 juta rupiah. Bahkan beberapa korban percaya telah menjalin hubungan khusus dan mendapatkan janji akan menikah, yang ternyata merupakan trik pelaku yang memakai identitas Rara.

“Ada yang bilang sudah transfer berkali-kali sampai 30 jutaan. Ada juga yang menuntut karena percaya janji mau untuk dinikahi, padahalkan saya sudah berumah tangga, dan rumah tangga saya baik-baik saja,” jelasnya.

Akibat penipuan itu, Rara kerap didatangi laki-laki dewasa (om-om;Red) ke rumahnya, yang merasa pernah berinteraksi dengannya melalui akun palsu tersebut. Kondisi ini membuatnya merasa terganggu dan terancam.

Rara sudah berkoordinasi dengan Polres Balangan dan mendapat arahan agar para korban melapor agar penyelidikan dapat dijalankan secara resmi.

“Kami sudah sarankan agar mereka melapor ke polisi. Kami juga siap membantu prosesnya karena kami benar-benar dirugikan. Bahkan sering ada lelaki berumur datang ke rumah menagih janji nikah atau meminta ganti rugi,” tutup Rara.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *