Nama Bukit Japan kian familiar di kalangan masyarakat Balangan dan sekitarnya setelah viral di media sosial. Hamparan padang ilalang yang luas serta panorama matahari terbit dan terbenam menjadikan destinasi ini ramai dikunjungi setiap hari.
Bukit Japan berada di perbatasan Desa Mayanau, Kecamatan Tebing Tinggi, dan Desa Mantuyan, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan. Jaraknya sekitar 35 kilometer dari pusat ibukota kabupaten di Paringin dengan dua akses jalur, yakni melalui Kecamatan Halong maupun Kecamatan Tebing Tinggi.
Kedua jalur tersebut melintasi kawasan pegunungan, namun kini akses jalan sudah terbuka lebar dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kepala Desa Mayanau, Barjiansyah, mengungkapkan bahwa kawasan tersebut dulunya merupakan lokasi yang ditinggali Komunitas Adat Terpencil sebelum akhirnya ditinggalkan.
“Dalam waktu dekat kami akan membuat Pokdarwis untuk mengelola Bukit Japan agar lebih tertata dan membuat pengunjung semakin nyaman dengan fasilitas yang tersedia,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa saat ini belum ada pemungutan biaya masuk. Namun warga setempat tetap berjaga untuk menjaga keamanan dan ketertiban, mengingat kunjungan yang terus meningkat setiap hari.
“Saat ini memang belum ada petugas maupun pungutan secara resmi, namun ada warga yang selalu berjaga dan kami harap pengunjung juga ikut menjaga lingkungan wisata tersebut,” katanya.
Pemerintah desa berencana membangun fasilitas pendukung secara bertahap setelah Surat Keputusan Pokdarwis terbit. Fasilitas tersebut meliputi tempat istirahat, penyewaan tenda, hingga pembangunan toilet bagi pengunjung.
Bukit Japan memiliki dua titik favorit untuk berfoto, yakni kawasan puncak Batu Berantai dan bagian bawah bukit yang menyuguhkan pemandangan lebih luas. Momen matahari terbit dan terbenam menjadi daya tarik utama, terutama saat cuaca cerah.
Meski belum dikelola secara resmi, pemerintah desa terus mengingatkan pengunjung untuk menjaga kebersihan dan keamanan. Pengunjung diminta tidak membuang sampah sembarangan serta memastikan api rokok benar benar padam karena ilalang mudah terbakar.
Bukit Japan kini tak hanya menjadi tempat berswafoto, tetapi juga lokasi berkemah yang menawarkan panorama lampu perkotaan saat malam. Dengan rencana pembentukan Pokdarwis dan penataan fasilitas, Bukit Japan diproyeksikan menjadi wisata unggulan desa yang tertata dan berkelanjutan.















