Tradisi Mangawah Masih Lestari, Warga Desa Gotong Royong Siapkan Hajatan

Tradisi Mangawah Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga Hingga Kini

Habar Balangan – Tradisi gotong royong masyarakat pedesaan masih terus terjaga dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial warga. Salah satunya terlihat di Desa Baruh Panyambaran, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, saat warga bersama-sama membantu mempersiapkan acara selamatan pernikahan. Sabtu 13/6/2026

Menjelang pelaksanaan hajatan, para ibu-ibu berkumpul untuk memasak berbagai jenis hidangan yang akan disajikan kepada tamu undangan. Kegiatan memasak dalam jumlah besar ini dikenal oleh masyarakat Banjar dengan sebutan mangawah atau menanggar gangan.

Dengan menggunakan panci berukuran besar, warga secara sukarela bergotong royong menyiapkan aneka masakan. Tradisi ini umumnya masih banyak dijumpai di wilayah pedesaan, berbeda dengan di perkotaan yang sebagian besar masyarakat memilih menggunakan jasa katering atau membeli makanan yang sudah siap saji untuk acara-acara besar.

Salah seorang warga, Ida, mengatakan tradisi mangawah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Selain mempererat hubungan antarwarga, kegiatan tersebut juga membantu meringankan beban keluarga yang sedang menggelar acara.

“Tradisi seperti ini sangat positif karena warga saling membantu. Selain mempererat silaturahmi, juga dapat meringankan biaya dan pekerjaan bagi yang punya hajatan,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan saling tolong-menolong yang diwariskan secara turun-temurun ini menjadi salah satu nilai budaya yang patut dipertahankan. Melalui tradisi mangawah, masyarakat tidak hanya menyiapkan hidangan untuk acara, tetapi juga memperkuat rasa kekeluargaan dan solidaritas di lingkungan desa.

Hingga kini, tradisi tersebut masih tetap lestari dan menjadi ciri khas kehidupan masyarakat pedesaan di Kabupaten Balangan, khususnya di Desa Baruh Panyambaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *