Habar Balangan – Mahdiansyah resmi dipercaya menjadi Kepala Desa Pengganti Antarwaktu (PAW) Desa Pulantan, Kecamatan Awayan, untuk masa jabatan 2026–2031. Usai dilantik, ia menyatakan siap meneruskan program pemerintahan sebelumnya sekaligus mendorong pengembangan potensi ekonomi yang dimiliki desa.
Pelantikan Mahdiansyah berlangsung di halaman Kantor Desa Pulantan, Kamis (27/8/2026). Dalam menjalankan amanah tersebut, ia menekankan pentingnya kesinambungan program yang sudah berjalan agar pembangunan desa tetap berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian Mahdiansyah adalah pertanian dan perikanan. Ia melihat program minapadi memiliki peluang besar untuk dikembangkan karena Desa Pulantan telah memiliki sekitar 20 kolam yang dapat menjadi modal awal pengembangan sektor tersebut.
Menurutnya, penguatan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat desa.
Selain minapadi, peternakan bebek juga akan menjadi bagian dari pengembangan potensi lokal. Mahdiansyah menyebut produksi telur bebek di Desa Pulantan sudah berjalan cukup baik. Bahkan, hasil peternakan tersebut telah mendapat dukungan melalui kerja sama dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami akan melihat potensi yang ada, terutama peternakan dan pertanian. Untuk minapadi sendiri sudah ada sekitar 20 kolam dan ini akan kami kembangkan lebih besar lagi,” ujar Mahdiansyah.
Sementara itu, Camat Awayan Muhammad menyampaikan selamat atas dilantiknya Mahdiansyah sebagai Kepala Desa PAW Pulantan. Ia berharap kepemimpinan baru tersebut dapat membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak.
Menurut Muhammad, hubungan yang harmonis antara pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat menjadi salah satu kunci agar penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan dapat berjalan optimal.
Ia juga meminta agar berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya tetap dilanjutkan, dengan menyesuaikannya terhadap kebutuhan dan perubahan kebijakan pada tahun 2026.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Desa Pulantan diharapkan mampu mempertahankan program yang sudah berjalan sekaligus mengoptimalkan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai potensi unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.












