Maulid Nabi, Pegawai Sekretariat DPRD Balangan Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

Maulid Nabi Jadi Momentum Pegawai Sekretariat DPRD Balangan Tingkatkan Disiplin

Habar Balangan — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dimanfaatkan jajaran Sekretariat DPRD Kabupaten Balangan sebagai sarana mempererat nilai keagamaan sekaligus membangun semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintahan.

Kegiatan yang berlangsung di Musala Kantor Sekretariat DPRD Balangan, Selasa (8/9/2026), tersebut diikuti para pegawai dengan rangkaian kegiatan berupa pembacaan Maulid Habsy dan tausiah keagamaan.

Sekretaris DPRD Kabupaten Balangan, Akhmad Fauzi, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi kesempatan bagi seluruh pegawai untuk mengambil pelajaran dari kehidupan dan akhlak beliau.

Ia menilai keteladanan Rasulullah dalam bersikap jujur, amanah, bertanggung jawab dan disiplin sangat relevan untuk diterapkan dalam lingkungan kerja pemerintahan.

“Keteladanan Rasulullah hendaknya dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam melaksanakan tugas sebagai pegawai,” ujarnya.

Menurut Akhmad Fauzi, nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk aparatur yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam bekerja, tetapi juga mempunyai integritas dan sikap yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap momentum Maulid Nabi dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan para pegawai sekaligus mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih disiplin, profesional dan bertanggung jawab.

Dalam tausiah yang disampaikan, para pegawai diajak kembali memahami perjalanan serta akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan. Pesan-pesan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh jajaran agar senantiasa menjaga sikap, etika dan tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan.

Melalui peringatan tersebut, Sekretariat DPRD Balangan berharap semangat meneladani Rasulullah tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, baik dalam lingkungan kerja maupun saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *