Balangan. – Media sosial di Kabupaten Balangan sempat riuh dengan unggahan kondisi jalan di Kecamatan Awayan yang mengalami kerusakan. Tak butuh waktu lama, riuh suara netizen tersebut dijawab langsung dengan aksi nyata oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRPerkim) Balangan.
Kepala Dinas PUPRPerkim Balangan, Rahmadiah, memberikan keterangan resmi pada Minggu (03/05/2026). Ia tidak hanya memberikan klarifikasi teknis, tetapi juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada warga yang proaktif melaporkan kondisi infrastruktur di wilayahnya.
Menjawab pertanyaan publik mengenai penyebab kerusakan, Rahmadiah memaparkan bahwa ruas jalan tersebut sebenarnya telah tersentuh perbaikan pada tahun 2021. Namun, tantangan alam di lapangan menjadi faktor penentu.
”Kondisi tanah di area tersebut memang cukup labil karena berada di kawasan persawahan. Tekanan alam ini membuat aspal yang sudah diperbaiki pada 2021 kembali mengalami penurunan atau ambles,” jelasnya secara transparan.
Selain soal aspal, Rahmadiah juga meluruskan persepsi masyarakat mengenai pasangan batu yang rusak di ruas Awayan-Pematang. Ia menegaskan bahwa pekerjaan tersebut adalah aset lama.
“Kami perlu mengklarifikasi agar tidak terjadi simpang siur informasi. Pasangan batu dan aspal yang rusak itu adalah pekerjaan tahun anggaran 2021, bukan proyek tahun 2025 yang baru saja berjalan,” tegasnya.
Yang menarik, PUPRPerkim Balangan tidak memilih jalur birokrasi yang berbelit untuk menangani masalah ini. Sebagai bentuk respon cepat (quick response), perbaikan akan segera dilaksanakan menggunakan anggaran swakelola.
Langkah ini diambil agar tim teknis bisa langsung terjun ke lapangan melakukan peninjauan sekaligus perbaikan tanpa harus menunggu proses administrasi lelang yang memakan waktu.
”Kami berkomitmen untuk segera memperbaiki kerusakan tersebut. Partisipasi aktif masyarakat adalah ‘mata dan telinga’ kami dalam membangun Balangan yang lebih baik,” pungkas Rahmadiah.















