Jakarta, habarbalangan.com – Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Sekjen ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh yang digelar secara luring dan daring, Selasa (13/1/2026). Dalam arahannya, ia menekankan bahwa capaian kinerja tidak boleh dipahami semata-mata dari sisi angka, melainkan juga kualitas, hasil, dan kesinambungan program.
Menurut Dalu Agung Darmawan, awal tahun merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas dan program tahun sebelumnya. “Masih di awal tahun, ini momentum yang tepat untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas-tugas tahun 2025. Ketika kita melihat angka capaian, jangan hanya dimaknai sebagai angka, tetapi juga harus dilihat kualitas, hasil, dan kesinambungannya,” ujarnya yang disampaikan secara daring dari Jakarta.
Ia mengungkapkan, realisasi kinerja Kanwil BPN Provinsi Aceh sepanjang 2025 telah mencapai 95,73 persen dari pagu efektif, bahkan sejumlah Kantor Pertanahan mencatatkan capaian mendekati 100 persen. Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak hanya dinilai secara kuantitatif, melainkan juga dikaji dari aspek mutu dan dampaknya terhadap pelayanan publik.
Selain memberikan apresiasi, Sekjen ATR/BPN juga meminta jajaran Kanwil BPN Provinsi Aceh menindaklanjuti berbagai catatan dan rekomendasi yang telah disusun biro terkait. Ia menekankan pentingnya menelaah aspek-aspek kualitatif sebagai dasar perbaikan dan peningkatan kinerja ke depan, termasuk dalam perencanaan tahun anggaran 2026 melalui pelaksanaan bedah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran. “Pastikan kesesuaian antara DIPA dengan Rencana Kerja Pemerintah, perjanjian kinerja, serta arah kebijakan kementerian,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Provinsi Aceh, Arinaldi, melaporkan bahwa Rakerda tahun ini mengusung tema Transformasi Pelayanan Berintegritas untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pertanahan di Aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hibrida selama tiga hari, 12–14 Januari 2026, dan diikuti seluruh jajaran Kanwil BPN serta Kantor Pertanahan se-Provinsi Aceh. (Adv)
















