DLH Balangan Evaluasi Pengelolaan Limbah B3 PTAM Sanggam

PTAM Sanggam Pastikan Pengelolaan Limbah B3 Sesuai Ketentuan

Habar Balangan – Upaya menjaga kelestarian lingkungan dalam kegiatan operasional pengolahan air bersih terus menjadi perhatian PT Air Minum Sanggam Balangan (Perseroda). Salah satunya melalui pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dihasilkan dari aktivitas operasional perusahaan.

Sebagai bagian dari pengawasan dan pembinaan lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Balangan melakukan kunjungan ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pandau milik PT Air Minum Sanggam Balangan pada Kamis (18/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses pengelolaan limbah B3 sekaligus mengevaluasi penerapan prosedur yang dijalankan perusahaan. Pemeriksaan ini menjadi langkah penting untuk memastikan penanganan limbah dilakukan secara aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan lingkungan yang berlaku.

Dari pihak PT Air Minum Sanggam Balangan, kegiatan tersebut didampingi Gazali Rahman. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan limbah B3 di lingkungan IPA Gunung Pandau telah dilaksanakan dengan mengacu pada prosedur dan regulasi yang berlaku.

Menurutnya, pengawasan dan evaluasi yang dilakukan DLH menjadi bagian penting dalam menjaga agar kegiatan operasional perusahaan tidak hanya berorientasi pada pelayanan air bersih, tetapi juga memperhatikan aspek perlindungan lingkungan.

“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan pengelolaan limbah B3 secara bertanggung jawab dan sesuai ketentuan. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan seluruh kegiatan operasional tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan,” ujar Gazali.

Melalui kegiatan tersebut, PT Air Minum Sanggam Balangan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola lingkungan, khususnya dalam pengelolaan limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan air, sehingga keberlangsungan operasional perusahaan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *