Habarbalangan – Mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada tenaga medis, tetapi juga pada sistem pengelolaan yang tertata dengan baik. Atas dasar itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan menggandeng Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam kegiatan pendampingan tata kelola program kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Gedung Mayang Maurai tersebut menjadi wadah bagi para pengelola program kesehatan dari Dinas Kesehatan maupun seluruh UPT Puskesmas di Kabupaten Balangan untuk memperkuat kapasitas dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Ahmad Sauki, menegaskan bahwa peningkatan derajat kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan kerja sama seluruh elemen di lingkungan kesehatan. Menurutnya, pengelolaan program yang baik akan menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Sebagai satu organisasi yang memiliki tugas melaksanakan evaluasi sekaligus tanggung jawab yang sangat besar. Mengangkat derajat kesehatan masyarakat adalah beban yang cukup berat yang harus kita pikul bersama,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh peserta memanfaatkan kesempatan pendampingan ini untuk memperdalam pengetahuan, memahami setiap materi yang disampaikan, kemudian menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari agar setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan, dan perguruan tinggi ini diharapkan mampu memperkuat sistem tata kelola kesehatan di Kabupaten Balangan. Dengan perencanaan yang matang, pengelolaan yang akuntabel, serta pelaksanaan yang terarah, pelayanan kesehatan diharapkan semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.












