Habarbalangan.com — Pelajar dan remaja di Kabupaten Balangan didorong untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi sebagai langkah awal mencegah stunting. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gelar Darling (Gerakan Pelajar dan Remaja Cegah Stunting) yang digelar di Aula 2 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WITA ini menghadirkan Annisa Fakhma, SKM, sebagai narasumber, serta diikuti para Penyuluh Keluarga Berencana (KB), pelajar, dan kalangan remaja.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia muda, khususnya dalam memperhatikan asupan makanan bergizi, menerapkan pola makan seimbang, serta membiasakan perilaku hidup sehat.
Dalam pemaparannya, Annisa Fakhma menjelaskan bahwa pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini dan bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua maupun pemerintah. Remaja juga memiliki peran penting karena nantinya akan menjadi generasi penerus sekaligus calon orang tua.
Pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi, kecukupan gizi, dan pola hidup sehat menjadi bekal penting bagi remaja untuk mempersiapkan kualitas kesehatan diri maupun generasi berikutnya.
Ia berharap, Gelar Darling dapat meningkatkan kesadaran para pelajar agar lebih memperhatikan kebutuhan gizi dan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, seluruh remaja dapat menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Dengan pemenuhan gizi yang baik serta kesadaran menjaga kesehatan sejak dini, kita dapat mempersiapkan generasi emas yang terhindar dari risiko stunting di masa mendatang,” ungkapnya.
Selain memperoleh pengetahuan, para peserta juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan menyebarluaskan informasi tentang pencegahan stunting kepada teman sebaya, keluarga, dan lingkungan masyarakat.
Melalui keterlibatan aktif generasi muda, edukasi pencegahan stunting di Kabupaten Balangan diharapkan semakin luas, sehingga tercipta generasi yang sehat, produktif, dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang unggul.












