Habarbalangan.com — Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengembangan inovasi daerah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Balangan. Salah satunya melalui kerja sama replikasi inovasi antara Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja (DKUKMTK) Kabupaten Balangan dengan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Surat Kesepakatan Replikasi Inovasi Daerah yang dilaksanakan di Kantor DisnakerkopUKM Kabupaten HSS, Senin (2/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, rombongan DKUKMTK Balangan diwakili Kepala Bidang Koperasi, Rasyidi. Ia menjelaskan bahwa kesepakatan ini menjadi wadah bagi kedua daerah untuk saling bertukar pengalaman, memperluas wawasan, serta mengadopsi inovasi yang dinilai mampu meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Menurut Rasyidi, setiap daerah memiliki berbagai terobosan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, inovasi yang telah berhasil diterapkan dapat dipelajari dan dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing daerah.
“Alhamdulillah hari ini, kita melaksanakan penandatanganan kesepakatan replikasi inovasi daerah antara Kabupaten Balangan dengan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Ini merupakan langkah penting untuk saling belajar, saling menguatkan, dan berbagi praktik-praktik baik dalam pengembangan inovasi daerah,” ujarnya.
Ia menyebutkan, DKUKMTK Balangan selama ini telah mengembangkan sejumlah inovasi untuk mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, terutama pada bidang ketenagakerjaan, transmigrasi, serta koperasi dan usaha kecil menengah.
Beberapa inovasi yang telah dijalankan di antaranya LINDUNGI PRENS (Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Rentan), WARTRANS KAGUBANG (Warga Transmigrasi Kawasan Gula Habang), SMART KERJA (Sistem Aplikasi dan Informasi Ketenagakerjaan), GASKEN (Pelatihan Sertifikasi dan Magang Kerja), SIPATEN (Sistem Pendaftaran Pelatihan Online), BALALAH LARI (Balangan Jelajah Layani Koperasi), serta SERIBU MAPAN (Seribu Pemagangan dan Penempatan Kerja).
Rasyidi berharap berbagai inovasi tersebut dapat menjadi referensi bagi Kabupaten HSS. Sebaliknya, Balangan juga berkesempatan mempelajari terobosan yang telah dikembangkan pemerintah daerah setempat untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan di daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten HSS, Nafarin, S.STP., M.Si., menyambut positif inisiatif kerja sama tersebut.
Ia menilai pertukaran pengetahuan dan pengalaman antardaerah merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas pelayanan sekaligus menghadirkan program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Nafarin menyampaikan bahwa setiap pemerintah daerah pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yakni mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai inovasi.
“Kita semua memiliki niat baik untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami sangat menyambut baik kedatangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Balangan dalam rangka berbagi pengetahuan dan praktik-praktik baik. Semoga melalui pertemuan ini, kita dapat saling belajar, saling melengkapi, dan mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui penandatanganan kesepakatan tersebut, kedua pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam pengembangan inovasi, memperluas penerapan praktik baik, serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang semakin efektif, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kerja sama ini sekaligus menjadi upaya membangun budaya inovasi di lingkungan pemerintahan daerah melalui semangat saling belajar dan berbagi pengalaman.












